"Tahu mengapa aku sayangi kau lebih dari siapapun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari. (Pramoedya Ananta Toer dalam te
Kenal
Kenalan antar anggota
Rumah Puisi, Membangun Tradisi Tulis Ala Taufiq Ismail
Suwarjono : Perubahan Harus Dimulai dari Dalam
Berbicara dengan Suwarjono serupa bercakap dengan sebuah monumen hidup tentang sejarah pembentukan serikat pekerja di berbagai perusahaan media di Indonesi
Teuku Iskandar Ali, Bertahan Didera Trauma
Teuku Iskandar Ali, jurnalis tiga jaman. Dia belajar menulis secara otodidak, menjadi korban dari pemberangusan gerakan kiri oleh Orde Baru, dan kini, di era reformasi, dipidanakan.






