Pers Rilis

AJI Jakarta buka posko pengaduan THR jurnalis

Seperti biasanya, setiap tahun menjelang Lebaran, AJI Jakarta selalu membuka posko pengaduan THR. AJI Jak siap menindaklanjuti laporan soal perusahaan media nakal yang tidak membayar hak wartawan

Siaran Pers : AJI Jakarta Kecam Intimidasi dan Penyanderaan Jurnalis Jurnal Bogor

ALIANSI Jurnalis Independen (AJI) Jakarta mengecam keras kasus intimidasi dan penyanderaan yang menimpa jurnalis Jurnal Bogor Eka Rahmawati oleh pengelola Hotel Raja Inn Bogor, pada Selasa (9/8)

AJI Jakarta Desak Polisi Usut Tuntas Pemukulan Jurnalis TempoTV

Jurnalis TempoTV dipukul oleh oknum tak dikenal ketika meliput sengketa tanah di Rumpin, Bogor, antara TNI AU dan warga setempat. AJI Jakarta meminta polisi mengusut tuntas kasus ini.

AJI Rayakan Hari Jadi dengan Kompetisi Futsal

Memperingati hari jadinya yang ke-16, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menggelar turnamen futsal antar media yang berlangsung di Kuningan Village Futsal Arena. 

Polisi Jangan Bersikap “Buruk Muka Cermin Dibelah”

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia meminta agar Markas Besar Kepolisian Indonesia tidak mengkriminalkan majalah Tempo dan menyarankan agar menempuh prosedur sesuai UU No. 40/1999. 

Kampanye Upah Layak 2010

Kampanye Upah Layak 2010 untuk jurnalis yang diajukan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta berdasar hasil survei t Dewan Pers tahun 2009.

AJI Kecam Sinar Mas Group

AJI mengecam  PT Taebo Multi Agro, anak perusahaan PT Sinar Mas Group di Kabupaten Taebo, Jambi, menahan Muhammad Usman, reporter KBR 68H.

SMS Solidaritas Indosiar

PHK massal meresahkan 1.500 karyawan Indosiar. Teror itu diterima karyawan setelah mereka adanya menuntut perbaikan kesejahteraan kepada manajemen.

Peraturan Menteri Soal Konten Multimedia Bertentangan dengan UU Pers

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menilai Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika mengenai Konten Multimedia membahayakan kebebasan pers.

AJI Jakarta Sesalkan Sikap Arogan Pasukan Pengamanan Presiden

Tutup tahun 2009 kemarin ditandai dengan kekerasan terhadap jurnalis. Kali ini, korbannya adalah Ade Mayasanto, reporter Persda Network-Kelompok Koran Daerah Kompas Gramedia.