Sejarah Sekilas

Visi & Misi

Sejak berdiri hingga saat ini, AJI memiliki kepedulian pada tiga isu utama. Inilah yang kemudian diwujudkan menjadi program kerja selama ini juga diintegrasikan dengan isu gender dan perempuan. Karena itulah, AJI secara rutin melaksanakan sejumlah kegiatan kampanye, advokasi, training, workshop, diskusi, seminar, penelitian, beasiswa, penerbitan buku, dll.

Pertama, perjuangan untuk mempertahankan kebebasan pers.

Perjuangan untuk mempertahankan kebebasan pers merupakan pekerjaan rumah utama AJI hingga kini. Ancaman bagi kebebasan pers itu ditandai oleh kian maraknya kasus gugatan, baik pidana maupun perdata, terhadap pers setelah reformasi. Ini diperkuat oleh statistik kasus kekerasan terhadap jurnalis masih relative tinggi, meski statistik jumlah kasus yang dimiliki AJI cukup fluktuatif. Persoalan impunitas masih mendera berbagai kasus pembunuhan jurnalis. Seperti kasus pembunuhan Fuad Muhammad Syafruddin wartawan Harian Bernas Yogyakarta, 1996. AJI memberikan perhatian serius atas perkembangan tiap tahun kasus ini. Untuk menghargai dedikasinya kepada profesi, AJI menggunakan nama Udin Award sebagai penghargaan yang diberikan setiap tahun kepada jurnalis yang menjadi korban saat menjalankan tugas jurnalistiknya.

Kedua, meningkatkan profesionalisme.

Bagi AJI, pers profesional merupakan prasyarat mutlak untuk membangun kultur pers yang sehat. Dengan adanya kualifikasi jurnalis semacam itulah pers di Indonesia bisa diharapkan untuk menjadi salah satu tiang penyangga demokrasi. Salah satu program penting AJI yang berhubungan dengan etika adalah melakukan kampanye untuk menolak amplop atau pemberian dari nara sumber. AJI juga telah menggelar Uji Kompetensi Jurnalis yang pertama secara nasional pada Februari 2012, dan akan terus bergulir di berbagai AJI Kota. Persoalan impunitas masih mendera berbagai kasus pembunuhan jurnalis. Seperti kasus pembunuhan Fuad Muhammad Syafruddin wartawan Harian Bernas Yogyakarta, 1996. AJI memberikan perhatian serius atas perkembangan tiap tahun kasus ini. Untuk menghargai dedikasinya kepada profesi, AJI menggunakan nama Udin Award sebagai penghargaan yang diberikan setiap tahun kepada jurnalis yang menjadi korban saat menjalankan tugas jurnalistiknya.

Ketiga, meningkatkan kesejahteraan jurnalis.

Tema tentang kesejahteraan ini memang tergolong isu yang sangat ramai di media. Bagi AJI, kesadaran akan pentingnya isu ini sudah dimulai sejak Kongres AJI tahun 1997. Dalam kongres tersebut, dicetuskan untuk memberikan porsi layak kepada isu yang berhubungan dengan aspek ekonomi jurnalis. Salah satu bentuknya adalah dengan mendorong pembentukan serikat pekerja di masing-masing media.Persoalan impunitas masih mendera berbagai kasus pembunuhan jurnalis. Seperti kasus pembunuhan Fuad Muhammad Syafruddin wartawan Harian Bernas Yogyakarta, 1996. AJI memberikan perhatian serius atas perkembangan tiap tahun kasus ini. Untuk menghargai dedikasinya kepada profesi, AJI menggunakan nama Udin Award sebagai penghargaan yang diberikan setiap tahun kepada jurnalis yang menjadi korban saat menjalankan tugas jurnalistiknya.
0 +
Anggota
0 +
Tahun Pengalaman
0 +
Media Online
0 +
Media Cetak
0 +
Multimedia

Dokumen AJI Jajarta

AD/ART

Disahkan dalam Kongres AJI 2024

Disahkan dalam Kongres AJI 2024

KODE ETIK

Disahkan dalam Kongres AJI 2024

KODE PRILAKU

Disahkan dalam Kongres AJI 2024

PERATURAN ORGANISASI

Disahkan dalam Kongres Virtual AJI 2024

Endorsed in 2021 AJI Virtual Congress

Disahkan Dewan Pers

Disahkan 20 Maret 2018

Struktur Organisasi

Pengurus

Irsyan Hasyim

Tempo

Ketua

Fidelis Eka Satriastanti

Freelancer

Sekretaris

Novita Sari Simamora

Bisnis Indonesia

Bendahara

Divisi Ketenagakerjaan

Caesar Akbar

Tempo

Ketua

Yosea Arga Pramudita

Tempo

Yulia Adiningsih

Freelancer

Tri Subarkah

Media Indonesia

Andi Adam Faturahman

Tempo

Bethriq Kindy Arrazy

Apakabar.co.id

Eka Yudha Saputra

Tempo

Ahmad Khudory

ProHealth.id

Dian Amalia Ariani

ProHealth.id

Riyan Setiawan

Deduktif.id

Divisi Organisasi

Rizal Kurniawan

KolomDesa.com

Ketua

Fathul Rizkoh

Detik.com

Gilang Helindro

Betahita.id

Hendrik Yaputra

Tempo

Moh. Khory Alfarizi

Tempo

Neneng Noura Hastuti

Ekuatorial.id

Divisi Advokasi

Adil Al Hasan

Tempo

Ketua

Muhammad Iqbal

Tempo

Nandito Putra

Tempo

Sonya Andomo

Freelancer

Firda Cynthia

Detik.com

Nirmala Maulana Achmad

Kompas.com

Intan Shabira Soemarso

Pers Mahasiswa SUMA Universitas Indonesia

Divisi Pendidikan

Tri Suharman

Metro TV

Ketua

Francisca Christy Rosana

Tempo

Ilona Estherina

Tempo

Ramadhan Wibisono

Indosiar, SCTV

Johanes Hutabarat

BBC Indonesia

Benediktus Krisna Yogatama

Tech Asia

Dian Dewi Purnamasari

Harian Kompas

Divisi Gender, Anak, dan Kelompok Marginal

Gloria Fransisca Katharina Lawi

ProHealth.id

Ketua

Normand Edwin Elnizar

HukumOnline.com

Aditya Widya Putri

Deduktif.id

Kennial Caroline Laia

Betahita.id

Trisha Husada

Freelancer

Dewi Nurita Piliang

The Conversation

Sindu Dharmawan

KBR

Divisi Internet dan Kampanye Digital

Ambar Arum

RTV

Ketua

Ronny Rusdiyanto

DAAI TV

Afrin Dwimeyriana

Liputan6.com

Moh Said Mashur

BTV

Joan Aurelia

Freelancer

Fachrudin

Freelancer

Wahyu Setiawan

KBR

Divisi Hubungan Eksternal & Dana Usaha

M. Fauzi Djamal

HukumOnline.com

Ketua

Bayu Asya Isminanda

Gardaanimalia.com

Alif Ilham Fajriadi

Tempo

Ignatius Dwiana

ProHealth.id

Majelis Pertimbangan Legislasi

Asnil Bambani

Kontan

Edy Can

Freelance

Nufus Hayati

Xinhua

Majelis Etik dan Peradilan Organisasi

Ignatius Haryanto

Freelancer

Jajang Jamaluddin

Tempo

Marina Nasution

ProHealth.id

Staf AJI Jakarta

Marsianus Bathara

Manajer Program & Keuangan
Program & Finance Manager

Petrus Kanisius Prima Hari Suryoko

Staf Keuangan
Finance Staff

Setia Rahayu W

Asisten Program & Keanggotaan
Program & Membership Assistant

Kustina Candra Ningrum

Spesialis Media Sosial
Social Media Specialist

Sutarno

Kepala Rumah Tangga
Sekretariat Staff

GABUNG AJIJAK?