Focus Group Discussion Virtual
Bincang Mangrove
Sesi 2 dari 4
Sesi 2: Pemetaan, Monitoring, dan Degradasi
Pemetaan dan monitoring menjadi penting untuk memastikan ekosistem mangrove yang sehat dan untuk mengukur tingkat keberhasilan rehabilitasi mangrove di Indonesia. Sedangkan rehabilitasi mangrove sendiri penting bagi Indonesia sebagai negara pesisir yang kawasan mangrovenya mengalami tekanan degradasi. Hal ini diperlukan tidak hanya untuk menjaga kawasan pesisir namun juga untuk menjaga cadangan karbon yang tersimpan di bawah tanah sehingga kita dapat mengurangi dampak dari perubahan iklim.
Untuk lebih jauh mengetahui tentang hal tersebut, mari bergabung dalam FGD “Bincang Mangrove” yang diselenggarakan oleh WRI Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Lahan Basah/Wetlands International Indonesia.
Pembicara:
1. Salira Vidyan B.Sc, M.Env.Sc, Technical Officer on Spatial Information Yayasan Lahan Basah
2. Nanin Anggraini, S.Si, M.Si, Peneliti Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh untuk Ekstraksi Informasi Mangrove Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN)
3. Lien Rosalina, M.M, Kepala Pusat Pemetaan dan Integrasi Tematik Badan Informasi Geospasial
4. Yaya Ihya Ulumuddin, Mangrove Research Associate, Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
Moderator: Dr. Wahyu Wardhana, S.Hut., M.Sc., Ketua Pusat Kajian Hutan Rakyat Fakultas Kehutanan UGM