Focus Group Discussion Virtual
Bincang Mangrove
Sesi 1: Kebijakan dan Regulasi
Ekosistem mangrove di Indonesia mengalami tekanan degradasi yang diakibatkan beragam faktor. Alih fungsi lahan, pencemaran limbah domestik dan limbah berbahaya lainnya, pembalakan dan eksploitasi berlebihan serta meningkatnya laju abrasi. Dampak perubahan lahan mangrove ini berpotensi sebagai penyumbang emisi gas rumah kaca sebagai hasil terbukanya hutan mangrove yang berakibat teroksidasinya cadangan karbon yang tersimpan dalam tanah.
Untuk itu diperlukan sebuah upaya dalam meningkatkan pemahaman masyarakat dan para pemangku kebijakan mengenai pentingnya ekosistem mangrove dan manfaatnya bagi kita dan lingkungan.
WRI Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Lahan Basah/Wetlands International Indonesia akan menggelar FGD “Bincang Mangrove” dalam 4 sesi. Tujuannya untuk mendapatkan masukan dalam perumusan kebijakan dan kegiatan untuk mempercepat proses rehabilitasi mangrove di Indonesia.
Pembicara:
1. Dr. Nirarta Samadhi, Direktur WRI Indonesia
2. Kus Prisetiahadi, S.Pi., M.Sc., Ph. D, Asisten Deputi Pengelolaan Perubahan Iklim dan Kebencanaan pada Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kementerian Koordinasi Kemaritiman dan Investasi RI
3. Widi Hartanto, S.T, M.T, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah
4. Prof. Dr. Charlie D. Heatubun, S.Hut, M.Si, Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat
Moderator : Dadang Somantri, Kepala Biro ISDA Setda Provinsi Jawa Tengah