Workshop dan Beasiswa Liputan Kolaborasi Investigasi: Sepak Terjang Industri Rokok Dalam Penjualan Produk Berbahaya
Industri rokok memiliki pengaruh besar di Indonesia. Industri tersebut memiliki strategi yang baik dalam mengintervensi kebijakan di tingkat pusat maupun daerah.
Berbagai praktik lobi, tekanan politik, termasuk penyebaran disinformasi dalam masyarakat, sering dilakukan industri rokok guna mempengaruhi pengambilan keputusan
politik, peraturan yang menguntungkan mereka, dan normalisasi produk tembakau.
Intervensi tersebut mengaburkan prioritas utama dalam pengaturan regulasi kesehatan, sehingga kebijakan yang dihasilkan tidak mampu melindungi masyarakat dari bahaya
rokok secara efektif. Berdasarkan data SKI 2023 dari Kemenkes, diperkirakan terdapat sekitar 70 juta orang merupakan perokok aktif, dengan 7,4% dari mereka berusia
10-18 tahun. Kelompok anak dan remaja menunjukkan peningkatan jumlah yang paling pesat, yang berpotensi menghambat realisasi kebijakan pengendalian tembakau secara
menyeluruh, yang merupakan upaya nasional dalam menurunkan angka prevalensi perokok dan melindungi generasi muda dari bahaya rokok.
AJI Jakarta menyelenggarakan pelatihan jurnalis sebagai langkah strategis untuk mematangkan kemampuan mereka dalam mengungkap praktik intervensi industri rokok secara
mendalam dan berbasis data dengan “Sepak Terjang Industri Rokok dalam Penjualan Produk Berbahaya”
Pembicara:
Hari Pertama:
1. Beladenta Amalia – CISDI
2. Mouhamad Bigwanto – RUKKI
3. Abdus Somad – Jarig.id
4. Fransisca Christy – Tempo
Hari Kedua:
1. Bagja Hidayat
Moderator:
– Rizal Kurniawan
– Intan Shabira
Dokumentasi :
https://drive.google.com/drive/folders/1PXzJ1i8h31GhN0NKcJb3m7yNQ5bHx3KD?usp=sharing